BULETIN NUSANTARA

Rabu, 30 September 2026

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme


Buletin Nusantara My.Id| PEKANBARU 

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Jalan Mayor Ali Rasyid, Kota Tinggi, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kamis (1/10/2026).


Upacara yang dimulai pada pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan diikuti unsur prajurit serta aparatur sipil negara di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen seluruh prajurit dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.


Sejak pagi, pasukan telah berbaris rapi di lapangan upacara. Susunan peserta terdiri dari satu SSK Perwira Menengah, satu SST Korps Musik, satu SSK Perwira Pertama, dua SSK gabungan prajurit, satu SST Kikavser 6/RBT, dua SST Arhanud 13/PBY, serta satu SST PNS.


Prosesi berlangsung sesuai tata upacara militer, diawali penghormatan kepada inspektur upacara, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, pembacaan ikrar, hingga doa bersama. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan penuh penghormatan terhadap nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara jabatan Komandan Upacara diemban oleh Kasi Tuud Kesdam XIX/Tuanku Tambusai Mayor Ckm Abdul Gofar.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober menjadi pengingat bahwa Pancasila telah terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman. 


Melalui momentum tersebut, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mencerminkan semangat kebersamaan dan nasionalisme yang terus dijaga oleh seluruh prajurit dan PNS Kodam XIX/Tuanku Tambusai ***

Perubahan APBD Lombok Timur 2026 Sah, DPRD Ingatkan Pemkab Kejar Target Anggaran


Buletinnusantara.my.id - 
LOMBOK TIMUR — Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2026 resmi disepakati DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Kesepakatan ini menjadi penutup rangkaian pembahasan anggaran perubahan sebelum memasuki tahap pelaksanaan.

Persetujuan tersebut dituangkan melalui Rapat Paripurna II Masa Sidang I Rapat IV Tahun Persidangan 2026/2027 DPRD Lombok Timur, Rabu (30/9/2026). Dalam agenda itu, dewan menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026 untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan apresiasi atas proses pembahasan yang telah dilakukan bersama. Menurutnya, penyelesaian pembahasan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Anggaran, pimpinan DPRD, dan seluruh anggota dewan.

Haerul menegaskan bahwa pembahasan anggaran juga menjadi ruang evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Berbagai pandangan dan masukan dari DPRD akan dipertimbangkan dalam menentukan langkah perbaikan, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik dan penentuan sektor pembangunan yang perlu mendapat perhatian.

Ia berharap hasil kesepakatan anggaran tersebut dapat mendukung pelaksanaan program pemerintah sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan daerah.

Sementara itu, DPRD melalui Badan Anggaran memberikan perhatian pada bagaimana anggaran perubahan tersebut dijalankan. Dalam laporan yang dibacakan Muallani, disebutkan bahwa perubahan APBD secara umum masih mempertahankan struktur dari rancangan sebelumnya.

Perubahan terutama dilakukan pada sejumlah komponen belanja untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan yang menjadi kewajiban daerah.

Banggar kemudian meminta Pemkab Lombok Timur tidak menunda pelaksanaan kegiatan yang sudah masuk dalam dokumen anggaran. Pemerintah diminta mempercepat realisasi pendapatan maupun belanja agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai dalam sisa waktu tahun anggaran.

Kegiatan yang sedang dikerjakan juga diharapkan segera dirampungkan. DPRD mengingatkan agar pekerjaan yang sudah berjalan tidak tertinggal sampai tahun anggaran berikutnya dan menimbulkan kewajiban baru bagi pemerintah daerah.

Persoalan serapan anggaran di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi perhatian. Pemerintah diminta meningkatkan koordinasi serta pengawasan terhadap OPD pelaksana sehingga setiap program dapat berjalan sesuai rencana dan anggaran yang telah disediakan tidak mengendap.

Tak hanya sektor anggaran, Banggar turut menyoroti pelayanan kesehatan. Pemkab diminta memperbaiki sistem pelayanan, khususnya di rumah sakit umum daerah, sebagai bagian dari evaluasi terhadap pengelolaan sektor kesehatan.

Sorotan tersebut berkaitan dengan besarnya anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah daerah untuk pembiayaan BPJS Kesehatan. DPRD mendorong agar dukungan fiskal tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan yang diterima masyarakat.

Rapat paripurna tersebut dihadiri pimpinan DPRD bersama 40 anggota dewan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkab Lombok Timur.

Setelah perubahan APBD disetujui, perhatian kini tertuju pada tahap pelaksanaan. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dituntut memastikan program yang telah dianggarkan benar-benar berjalan, target keuangan tercapai, dan pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki hingga akhir 2026.(red)

Lombok Timur-Lombok Barat Perkuat Pasokan Pangan dan Buka Peluang Ekonomi Baru


Buletinnusantara.my.id - 
LOMBOK TIMUR — Dua pemerintah kabupaten di Nusa Tenggara Barat, Lombok Timur dan Lombok Barat, mulai mempererat kerja sama untuk mengoptimalkan potensi ekonomi sekaligus menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

Kolaborasi tersebut dituangkan dalam Kesepakatan Bersama yang ditandatangani di Rupatama 1 Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (30/9/2026). Ruang lingkup kerja sama mencakup perdagangan dan pemasaran pangan serta hortikultura, pengembangan potensi daerah, UMKM hingga penguatan ketahanan pangan.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengatakan potensi produksi pangan di daerahnya cukup besar. Karena itu, diperlukan dukungan pada sisi distribusi dan pemasaran agar hasil pertanian dapat bergerak lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sektor pertanian sendiri memiliki posisi penting dalam perekonomian Lombok Timur. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah mencapai 27,28 persen.

Namun, produksi pertanian masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi cuaca yang dapat berubah dan berdampak pada hasil panen. Pemerintah daerah kemudian menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga keberlanjutan produksi, termasuk membangun fasilitas green house dengan anggaran Rp1,5 miliar.

Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi lokasi percontohan bagi petani untuk mempelajari teknik budidaya yang lebih terlindungi dari pengaruh cuaca. Salah satu perhatian utama diarahkan pada komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi, seperti cabai.

Tak berhenti pada aspek budidaya, pemerintah juga mencoba memperkuat rantai bisnis pertanian dari tingkat petani hingga pasar. BUMD Selaparang Agro dibentuk untuk mengambil peran dalam sektor agribisnis, termasuk membantu penyerapan hasil panen dan memperkuat jaringan pemasaran.

Haerul berharap kerja sama dengan Lombok Barat berkembang menjadi kemitraan yang lebih luas. Ia menilai masing-masing daerah memiliki keunggulan yang dapat dipertukarkan, termasuk dalam sektor pariwisata.

Lombok Barat yang telah berkembang dengan berbagai destinasi wisatanya disebut memiliki pengalaman yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Lombok Timur.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha. Menurutnya, kesepakatan tersebut harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk saling bertukar pengalaman, bukan hanya menjadi kerja sama administratif.

Ia mengakui perkembangan pariwisata Lombok Barat cukup pesat. Di saat yang sama, pemerintah daerah masih melihat adanya kebutuhan untuk memperkuat ketahanan pangan agar pemanfaatan potensi sektor tersebut dapat berjalan lebih optimal.

Sejumlah program yang telah dikembangkan Lombok Timur pun menjadi perhatian Lombok Barat untuk dipelajari. Di antaranya pengelolaan sektor perikanan dan kelautan serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Selain pangan dan hortikultura, kerja sama kedua daerah turut diarahkan pada penguatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), peningkatan akses masyarakat terhadap pangan, serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam memperlancar peredaran komoditas, memperluas pasar produk lokal, dan mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki Lombok Timur maupun Lombok Barat.(red)

MotoGP Mandalika 2026 Makin Dekat, Polda NTB Antisipasi Lonjakan Aktivitas Wisatawan


Buletinnusantara.my.id - 
Lombok Tengah – Menjelang MotoGP Mandalika 2026, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai meningkatkan langkah antisipasi di kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas. Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah, menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian aparat.

Kegiatan pengamanan awal dilakukan melalui patroli pada Selasa (29/9/2026). Personel kepolisian memantau kondisi kawasan sekaligus menyambangi sejumlah warga yang beraktivitas di sekitar pantai.

Tak sekadar berkeliling, petugas memilih berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pedagang, juru parkir, pelaku usaha, dan warga setempat diajak berdiskusi mengenai situasi di lingkungan mereka.

Dari pertemuan tersebut, polisi menyampaikan sejumlah pesan mengenai pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama. Masyarakat juga diminta berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Pola pendekatan tersebut menjadi bagian dari Operasi Cipta Mandalika Rinjani 2026. Kegiatan ini dilakukan sebelum memasuki operasi pengamanan MotoGP secara penuh yang dijadwalkan berlangsung melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026 pada 5 hingga 16 Oktober 2026.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan pengamanan tidak menunggu hingga pelaksanaan balapan dimulai. Menurut dia, kondisi keamanan perlu dipersiapkan lebih awal melalui kegiatan pencegahan di lapangan.

“Jadi sebelum Ops Mandalika Rinjani 2026 yang mulai dilaksanakan pada 5 Oktober hingga 16 Oktober 2026, polisi melakukan upaya cipta kondisi kamtibmas melalui Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026,” ujar Kholid.

Ia menambahkan, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga situasi tetap terkendali. Selain memperlihatkan kehadiran polisi, metode tersebut memungkinkan petugas memperoleh informasi mengenai kondisi wilayah secara langsung dari warga.

Langkah preventif itu juga diarahkan untuk mengenali potensi gangguan keamanan sejak dini, terutama di tengah kemungkinan meningkatnya pergerakan wisatawan dan kegiatan ekonomi di sekitar destinasi wisata Mandalika.

Momentum MotoGP diperkirakan membuat sejumlah kawasan di Lombok Tengah menjadi lebih ramai. Kondisi tersebut mendorong kepolisian untuk mengingatkan seluruh pihak agar ikut menjaga lingkungan dan tidak mengabaikan aspek keamanan di tengah meningkatnya aktivitas.

Polda NTB berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap tertib. Dengan keterlibatan berbagai pihak, kawasan Mandalika diharapkan tetap aman dan nyaman selama kunjungan wisatawan hingga seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026 selesai.(red)

Polda Banten Datangi Lokasi Misterius di Cilegon, Puluhan Wadah BBM Ditemukan Kosong


Buletinnusantara.my.id - 
Cilegon – Sebuah area di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, diperiksa aparat Polda Banten menyusul adanya informasi yang mengarah pada dugaan penyimpanan bahan bakar minyak (BBM).

Pemeriksaan dilakukan tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin (28/9/2026). Untuk memastikan kondisi kawasan tersebut, petugas terlebih dahulu melakukan pengamatan dari udara dengan bantuan drone sebelum melanjutkan pemeriksaan di darat.

Setelah berada di lokasi, petugas mendapati area tersebut dalam keadaan kosong. Tidak terlihat adanya orang maupun kegiatan yang sedang berlangsung ketika pemeriksaan dilakukan.

Meski demikian, sejumlah wadah berkapasitas besar masih ditemukan di sekitar lokasi. Polisi mencatat terdapat tujuh jerigen, 10 drum, dan dua kempu.

Petugas kemudian memeriksa wadah-wadah tersebut. Hasilnya, seluruhnya ditemukan tanpa isi atau dalam kondisi kosong. Tidak ada BBM yang ditemukan di dalamnya saat pengecekan berlangsung.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan informasi yang diterima kepolisian sesuai dengan situasi faktual di lapangan.

Menurut Maruli, keberadaan berbagai wadah tersebut menjadi salah satu temuan dalam pemeriksaan. Namun, pada saat petugas datang, tidak ditemukan aktivitas penyimpanan BBM maupun pihak yang berada di lokasi.

Polda Banten mengimbau masyarakat untuk segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan BBM. Setiap laporan akan menjadi bahan bagi kepolisian untuk melakukan verifikasi dan langkah penanganan sesuai aturan.

Informasi mengenai dugaan penyalahgunaan BBM dapat disampaikan melalui kepolisian atau Call Center Polri 110.(red)

Tiga Anak Binaan LPKA Tenggarong Terima Beasiswa PIP Tahun 2026


Buletin Nusantara My.Id| Tenggarong 

Sebanyak tiga Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026. Ketiganya merupakan siswa aktif PKBM Puspa Wijaya Kutai Kartanegara yang mengikuti proses pencairan dana PIP di Bank BRI Cabang Tenggarong, Rabu (30/09).


Pencairan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyaluran dana PIP Tahun 2026 sekaligus tahapan akhir setelah proses pembuatan dan aktivasi rekening. Dalam pelaksanaannya, ketiga Anak Binaan hadir langsung ke bank dengan didampingi delapan petugas LPKA guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan.


Dari tiga Anak Binaan penerima manfaat, satu anak mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A dan dua anak mengikuti Paket B. Program Indonesia Pintar menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memenuhi hak pendidikan peserta didik, termasuk Anak Binaan yang sedang menjalani pembinaan di LPKA.


Kepala LPKA Kelas II Tenggarong, Dat Menda, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung pemenuhan hak pendidikan Anak Binaan melalui berbagai program pembinaan. Hal ini sejalan dengan program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 dalam penguatan pendidikan kesetaraan, sehingga Anak Binaan tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.


#Kemenimipas #guardandguide #ditjenpas #pemasyarakatan #LPKATenggarong

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dampingi Menteri Kehutanan Tinjau Flying Squad Tesso Nilo, Perkuat Upaya Pelestarian Gajah Sumatra


Buletin Nusantara My.Id| PELALAWAN 

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., mendampingi Menteri Kehutanan RI Dr. Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., dalam kunjungan kerja ke Camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Rabu (30/9/2026).


Kunjungan tersebut turut dihadiri Plt. Gubernur Riau Ir. H. Sofyan Franyata Hariyanto, M.T., IPU., Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, serta sejumlah pejabat daerah dan pengelola kawasan konservasi TNTN.

Setibanya di lokasi, Menteri Kehutanan bersama rombongan langsung meninjau Camp Elephant Flying Squad, salah satu unit konservasi yang berperan dalam mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di kawasan Tesso Nilo. 


Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan, sarana pendukung, serta upaya perlindungan satwa yang selama ini dijalankan oleh petugas konservasi.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan memperoleh paparan mengenai tugas dan fungsi Flying Squad yang mengandalkan gajah terlatih untuk membantu pengamanan kawasan hutan sekaligus mengurangi potensi konflik satwa dengan masyarakat di sekitar taman nasional.


Kehadiran Pangdam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur Forkopimda Riau menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem hutan di Provinsi Riau. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kawasan konservasi sekaligus mendukung upaya pencegahan kerusakan hutan.


Usai meninjau sejumlah fasilitas dan berdialog dengan pengelola kawasan, Menteri Kehutanan beserta rombongan melanjutkan perjalanan kembali ke Pekanbaru.


Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pengelola kawasan konservasi dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu habitat penting gajah Sumatra di Indonesia***

Menhut Tinjau Restorasi Gambut Bengkalis, Danlanud RSN Tegaskan Kolaborasi Penanganan Karhutla


Buletin Nusantara My.Id| Bengkalis 

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris M.Maritim Pol., M.M.O.A.S. mendampingi Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dalam kunjungan kerja meninjau kondisi Karhutla sekaligus Rumah Runding Restorasi Gambut di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (30/9/2026).


Komandan Lanud Roesmin Nurjadin mengatakan kegiatan ini tidak hanya patroli peninjauan titik api kondisi karhutla terkini tetapi juga peninjauan Rumah Runding Restorasi Gambut di kabupaten bengkalis. 


Rumah Runding, Berawal dari Gagasan Restorasi Gambut


Rumah Runding Restorasi Gambut di Desa Tanjung Leban memiliki sejarah yang erat dengan upaya panjang pemulihan ekosistem gambut di kawasan tersebut. Gagasan pengembangannya diinisiasi oleh Dr. Haris Gunawan, yang saat itu menjabat sebagai Deputi Penelitian dan Pengembangan Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia.


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan Karhutla sekaligus pemulihan ekosistem gambut di Provinsi Riau. Dengan semangat gotong royong, seluruh stakeholder terus bersinergi untuk mewujudkan Riau terbebas dari asap.


Di Rumah Runding Restorasi Gambut, Menhut Raja Juli Antoni meninjau langsung kawasan yang sebelumnya mengalami degradasi akibat kebakaran berulang. Melalui kerja sama berbagai pihak, kawasan tersebut kini menunjukkan proses pemulihan, termasuk tumbuhnya kembali tanaman-tanaman endemik.


“Ini dulu adalah tempat di mana kebakaran berulang terjadi dan terjadi degradasi gambut. Namun, berkat kerja sama dengan semangat bergotong royong jajaran Forkopimda Provinsi Riau, daerah yang terdegradasi ini berhasil direstorasi,” ujar Raja Juli.


Menhut menegaskan pentingnya pengelolaan gambut berbasis sains, penguatan pencegahan Karhutla dari tingkat hulu hingga tapak, serta pelibatan aktif masyarakat desa dan Masyarakat Peduli Api (MPA).


Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga ekosistem gambut, mencegah Karhutla, dan mewujudkan Riau bebas asap.


Turut mendampingi Menteri Kehutanan, Pj. Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau, serta jajaran Forkopimda Provinsi Riau lainnya.

Patroli Malam Koramil Giritontro, Jaga Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif


Buletin Nusantara My.Id| Wonogiri 

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Koramil 09/Giritontro Kodim 0728/Wonogiri, Sertu Basuki, melaksanakan patroli malam cipta kondisi di wilayah Kecamatan Giritontro, Selasa malam (29/9/2026).


Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dengan menyasar sejumlah tempat keramaian yang masih beraktivitas pada malam hari. Sertu Basuki dalam pelaksanaannya didampingi anggota Polsek serta Linmas, sebagai bentuk sinergi aparat dalam menciptakan suasana wilayah yang aman, tertib dan kondusif.


Dari pantauan di lapangan, personel gabungan melakukan pemantauan situasi serta berkoordinasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas warga pada malam hari dapat berjalan dengan nyaman.


Melalui patroli cipta kondisi secara rutin, Koramil 09/Giritontro bersama Polsek dan Linmas terus memperkuat sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas serta semakin meningkatkan rasa aman masyarakat Kecamatan Giritontro.


(Agus Kemplu)

Selasa, 29 September 2026

KOTI MPC PP KOTA PEKANBARU MENGENANG TRAGEDI G30S/PKI, JANGAN PERNAH MELUPAKAN SEJARAH BANGSA


Buletin Nusantara My.Id| PEKANBARU, - Rabu (30/9/2026) 

Dalam rangka memperingati hari duka bangsa dan menyongsong Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober,KOTI Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali merenungi sejarah kelam Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI).


Peringatan ini dinilai krusial agar bangsa Indonesia tidak kehilangan memori kolektif terhadap ancaman ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.


Komandan KOTI bung ERI BUKIK mengingatkan bahwa ancaman laten komunisme dan ideologi radikal lainnya masih bisa muncul dalam berbagai bentuk di era modern, terutama melalui penyebaran hoaks dan polarisasi di media sosial. Oleh karena itu, literasi sejarah dan penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi benteng utama bagi masyarakat.dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2026).

"Kami dari KOTI Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru konsisten menolak segala bentuk kebangkitan paham komunis. Kami mengimbau kepada seluruh kader, elemen masyarakat, dan khususnya generasi milenial serta Gen Z di Riau untuk terus mengkaji sejarah, memahami nilai Pancasila, dan menjaga persatuan," tambahnya.


Sebagai bentuk keprihatinan dan penghormatan,KETUA MPC PP Kota Pekanbaru BUNG IWAN P beserta jajaran hingga ke tingkat rayon dan ranting di wilayah Kota Pekanbaru turut mengibarkan bendera setengah tiang dan melaksanakan doa bersama untuk para Pahlawan Revolusi.Langkah ini sejalan dengan tradisi Pemuda Pancasila yang selalu hadir garda terdepan dalam mengawal dan mempertahankan Pancasila.


Dandema KOTI MPC PP KOTA PEKANBARU,RAYANTO menegaskan bahwa sejarah kelam bangsa tidak boleh dibiarkan terulang, apalagi dilupakan oleh generasi penerus.

"Sejarah bukan untuk dilupakan, melainkan untuk dipelajari. Jangan pernah melupakan sejarah bangsa, terutama pengkhianatan dan kekejaman PKI yang telah merenggut nyawa para Pahlawan Revolusi.Melupakan sejarah berarti kita mengkhianati darah dan air mata para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI," ujarnya Rayanto !!!


Menutup pernyataannya,Komandan KOTI MPC PP Kota Pekanbaru mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum 30 September dan 1 Oktober sebagai refleksi bersama dalam memperkokoh toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air.


"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dan belajar dari kesalahan masa lalunya. Mari kita jadikan sejarah sebagai kompas untuk melangkah ke masa depan Indonesia yang lebih baik, berlandaskan Pancasila," pungkasnya.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dampingi Menteri Kehutanan Tinjau Restorasi Gambut dan Pencegahan Karhutla di Bengkalis


Buletin Nusantara My.Id| BENGKALIS 

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., mendampingi Menteri Kehutanan RI Dr. Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., dalam kunjungan kerja ke Rumah Runding Restorasi, Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Rabu (30/9/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada upaya restorasi lingkungan dan penguatan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.


Turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Plt. Gubernur Riau Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T., Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Haris Nur Priatno, S.Sos., M.I.P., Bupati Bengkalis, Rektor Universitas Riau, unsur Forkopimda, serta masyarakat setempat.


Di lokasi, rombongan meninjau langsung kawasan restorasi sekaligus berdiskusi mengenai berbagai langkah strategis untuk menjaga ekosistem gambut dan menekan risiko Karhutla. 


Kegiatan juga menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, kalangan akademisi, dan masyarakat.

Menteri Kehutanan RI Dr. Raja Juli Antoni menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.


 “Pencegahan Karhutla dan pemulihan lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama. Kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci agar upaya yang dilakukan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung berbagai program pencegahan Karhutla dan pelestarian lingkungan melalui sinergi lintas sektor di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.


Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesadaran bersama bahwa upaya restorasi lingkungan dan pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dijaga secara berkesinambungan demi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat ***

Ketahanan Pangan Terus Bergerak, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Kondisi Lahan Jagung


Buletin Nusantara My.Id| ROKAN HILIR 

Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi antara Polri dan masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dari kegiatan pemantauan lahan jagung yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (30/9/2026).


Sekitar pukul 14.08 WIB, Bhabinkamtibmas AIPTU Azmir bersama Ketua Kelompok Tani Sunardi dan para petani setempat turun langsung ke lahan pertanian untuk melihat perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun 2026.


Pemantauan dilakukan pada lahan seluas kurang lebih dua hektare. Dalam kegiatan tersebut, petugas dan petani mengecek kondisi tanaman secara menyeluruh, mulai dari pertumbuhan batang, kesehatan daun hingga kondisi lahan yang menjadi faktor penting dalam menunjang hasil panen.


Kapolsek Bangko mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan terhadap berbagai program yang berdampak pada kesejahteraan warga.


Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Pertumbuhannya terlihat merata, daun tanaman tampak hijau dan sehat, serta belum ditemukan adanya serangan hama maupun penyakit yang dapat mengganggu produktivitas tanaman.


Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras kelompok tani yang secara rutin melakukan perawatan, pembersihan gulma, serta pengawasan terhadap kondisi tanaman. Perawatan yang konsisten menjadi kunci dalam menjaga kualitas pertumbuhan hingga memasuki masa panen.


Perkembangan positif yang terlihat di lahan pertanian Pekaitan menjadi gambaran bahwa program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pendampingan dari Bhabinkamtibmas, para petani semakin optimistis dapat memperoleh hasil panen yang maksimal.


Sinergi antara Polri dan kelompok tani diharapkan terus terjalin guna memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung keberhasilan program strategis nasional di sektor pertanian.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Jejak Sabu di Sandubaya Berujung Penangkapan Empat Orang, Barang Bukti 10,96 Gram Diamankan


Buletinnusantara.my.id - 
LOMBOK TIMUR – Penyelidikan jajaran Satresnarkoba Polres Lombok Timur terhadap dugaan aktivitas narkotika di Kecamatan Selong berujung pada penangkapan empat orang. Dalam operasi yang dilakukan secara bertahap itu, polisi mengamankan sabu dengan total berat bruto 10,96 gram.

Pengungkapan berawal dari informasi warga yang diterima kepolisian mengenai dugaan keberadaan narkotika di kawasan Dusun Reban Tebu, Kelurahan Sandubaya. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Opsnal Satresnarkoba di bawah pimpinan Kanit II IPDA Bramasto Herlambang, S.AP.

Petugas lebih dulu mendatangi sebuah rumah pada Kamis malam, 24 September 2026, sekitar pukul 22.00 WITA. Di tempat tersebut, polisi menemukan tiga orang berinisial KR, S, dan OJP.

Ketiganya kemudian diamankan untuk pemeriksaan. Dari penggeledahan, petugas menemukan sabu dengan berat bruto 0,36 gram. Selain narkotika, sejumlah barang lain turut disita, seperti alat hisap, korek api, plastik klip kosong, telepon genggam, tas, serta uang tunai.

Penemuan tersebut menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengembangkan kasus. Polisi kemudian menelusuri informasi tambahan guna mencari pihak lain yang diduga memiliki hubungan dengan aktivitas narkotika itu.

Hasil pengembangan membawa petugas kepada seorang terduga berinisial AGZ. Pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 03.00 WITA, AGZ berhasil diamankan di kawasan yang sama.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan dua plastik klip yang diduga berisi sabu. Berat bruto barang bukti yang ditemukan dari AGZ mencapai 10,60 gram.

Dengan demikian, keseluruhan barang bukti sabu yang diperoleh dari dua tahap penindakan tersebut mencapai 10,96 gram bruto. Seluruh barang bukti dan empat terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolres Lombok Timur untuk proses penyidikan.

Polisi menduga para terduga memiliki peran yang berbeda. KR diduga berkaitan dengan aktivitas pengedaran sabu di wilayah Selong. AGZ diduga bertugas sebagai kurir, sedangkan S dan OJP diduga menggunakan narkotika tersebut.

Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap perkara ini untuk memastikan keterlibatan masing-masing terduga sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan peredaran narkotika tersebut.

Dalam perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Kasat Resnarkoba Polres Lombok Timur IPTU Fedy Miharja, S.H., menegaskan pemberantasan narkotika akan terus dilakukan di wilayah hukum Polres Lombok Timur. Pihaknya juga menyatakan akan menindak setiap pihak yang terbukti terlibat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(red)

207 Anak PAUD dan TK Serbu Mako Ditlantas Polda Aceh, Belajar Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini


Buletin Nusantara My.Id| BANDA ACEH 

Menanmkan budaya tertib berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang cukup umur untuk mengendarai kendaraan. Justru, kesadaran keselamatan di jalan raya perlu dibangun sejak usia dini melalui pendidikan yang menyenangkan, interaktif, dan langsung dipraktikkan.


Semangat inilah yang diwujudkan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh melalui kegiatan pembinaan pendidikan tertib berlalu lintas bagi 207 anak PAUD dan TK dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Selasa (29/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.45 WIB di Mako Ditlantas Polda Aceh, Jalan Cut Nyak Dhien, Lamteumen, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, tersebut turut diikuti para guru pendamping.


Dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Vifa Fibriana Sari, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kompol Elfutri dan personel Subdit Kamsel, kegiatan ini dikemas dengan metode belajar sambil bermain, pengenalan kendaraan kepolisian, hingga praktik langsung menggunakan sepeda.


Anak-anak tidak hanya diperkenalkan dengan rambu-rambu lalu lintas, tetapi juga diajarkan pentingnya mematuhi aturan, bersikap sopan kepada sesama pengguna jalan, menggunakan helm dengan benar, serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan selama perjalanan.


Suasana edukasi semakin menarik ketika anak-anak diperkenalkan dengan kendaraan dinas dari satuan Brimob, Samapta, dan Lalu Lintas, termasuk nama peralatan, fungsi, waktu penggunaan, serta larangan yang berkaitan dengan penggunaannya.


Melalui pengenalan secara langsung, anak-anak memperoleh pengalaman tentang tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat.


Tak berhenti di situ, para peserta juga diajak melihat langsung penerapan rambu-rambu dan marka jalan melalui kegiatan edukasi menggunakan kendaraan dinas kepolisian di jalan umum dengan pendampingan personel.


Momen paling menarik terlihat saat anak-anak mengikuti praktik tertib berlalu lintas menggunakan sepeda. Mereka belajar mengenali rambu, memahami etika berkendara, menggunakan helm secara benar, serta membiasakan diri menghormati pengguna jalan lainnya.


Pendekatan edukatif dan interaktif ini menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Aceh dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini, sekaligus mengenalkan sosok Polantas sebagai sahabat anak dan pelindung masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh berharap nilai-nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap keselamatan dapat tertanam sejak dini, sehingga kelak tumbuh generasi yang tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan pembinaan pendidikan tertib berlalu lintas tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Kapolsek Rambah dan Jajaran Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan di Muaro Dano


Buletin Nusantara My.Id| RAMBAH, 29 September 2026 

Kapolsek Rambah, IPTU Andi Tiro Lukito, S.H., M.M., beserta jajaran melaksanakan peninjauan dan pengecekan langsung perkembangan tanaman jagung dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan, pada Selasa (29/9/2026).

 

Lokasi lahan yang ditinjau terletak di wilayah Muaro Dano, Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu.

 

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi tanaman jagung tumbuh dengan baik dan sehat. Saat ini tanaman telah berumur sekitar 70 hari, sejak masa tanam pada 21 Juli 2026, dengan luas lahan mencapai 1 (satu) hektare.

 

Kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk mempererat kedekatan antara Kepolisian dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan dan kepuasan publik atas kinerja Polri dalam melaksanakan pengabdian dan pelayanan di tengah masyarakat.

 

Melalui pemantauan rutin ini, diharapkan program ketahanan pangan berjalan lancar, panen nanti melimpah, dan membawa kesejahteraan bagi warga setempat.

Lanud Roesmin Nurjadin Paparkan Kondisi Terkini Karhutla Riau, Empat Heli Siaga Water Bombing


Buletin Nusantara My.Id| Pekanbaru, 29 September 2026 

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.Maritim.Pol., M.M.O.A.S., memaparkan kondisi terkini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kepada Pangkoopsudnas melalui video conference (vicon) yang berlangsung di Ruang Operasi Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (29/9/2026).


Dalam paparannya, Danlanud menyampaikan kesiapan Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin dalam mendukung penanggulangan karhutla. Berdasarkan pemantauan dari udara pada tanggal 28 September 2026, terdapat tiga titik api di Kabupaten Indragiri Hulu. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satgas Udara langsung melaksanakan satu sorti misi water bombing dengan 10 kali bombing menggunakan helikopter.


Sementara itu, berdasarkan data satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 NASA, hari ini terpantau 12 hotspot kategori sedang di wilayah Riau. Lanud Roesmin Nurjadin langsung meningkatkan kesiapsiagaan dan berencana akan melaksanakan patroli udara untuk memastikan titik hospot tersebut, serta menyiagakan empat helikopter water bombing untuk segera dikerahkan apabila ditemukan titik api yang memerlukan penanganan dari udara.

Patroli udara difokuskan di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, sesuai dengan sebaran hotspot yang terpantau.


Pangkoopsudnas Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas kontribusi signifikan Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin dalam penanggulangan karhutla di Riau.


“Terima kasih kepada Komandan Lanud Roesmin Nurjadin dan seluruh Satgas Udara. Semoga penanganan karhutla di Riau semakin tuntas sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan maksimal,” ujarnya.


Pangkoopsudnas juga menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dengan seluruh stakeholder serta optimalisasi alutsista udara yang tersedia, sehingga setiap peluang munculnya hotspot dapat segera ditekan dan Riau terbebas dari asap.

Kunjungi Ridwan di Walantaka, Kapolda Banten dan Uya Kuya Serahkan Santunan


Buletinnusantara.my.id - 
SERANG – Perhatian datang kepada Ridwan, warga Perumahan TPI, Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama Anggota DPR RI Uya Kuya dan sejumlah pejabat utama Polda Banten mendatangi kediamannya, Senin (28/9/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung setelah Ridwan mengalami kehilangan telepon seluler yang menjadi bagian penting dari kehidupan pribadinya. Di dalam perangkat tersebut tersimpan foto serta sejumlah dokumentasi yang berkaitan dengan mendiang ibunya.

Bagi Ridwan, hilangnya ponsel itu bukan sekadar kehilangan sebuah barang. Sejumlah file di dalamnya menyimpan kenangan keluarga yang memiliki nilai emosional.

Kedatangan Kapolda Banten dan Uya Kuya kemudian diisi dengan pemberian dukungan kepada Ridwan. Keduanya turut menyerahkan santunan sebagai bentuk perhatian sekaligus kepedulian terhadap kondisi yang dialami warga tersebut.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyebut kunjungan itu menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk tetap dekat dengan masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi persoalan di luar urusan keamanan dan ketertiban.

"Peristiwa yang dialami Ridwan tentu memiliki sisi emosional. Di dalam ponsel tersebut tersimpan dokumentasi bersama almarhumah ibunya yang sangat berarti bagi dirinya," ujar Maruli.

Menurut Maruli, bantuan yang disalurkan diharapkan bisa digunakan untuk menunjang kebutuhan Ridwan. Dukungan itu juga diharapkan memberi motivasi agar Ridwan tetap menjalani kesehariannya serta meneruskan pendidikan.

Polda Banten, lanjut dia, berupaya menghadirkan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran polisi tidak hanya ditunjukkan melalui pelayanan dan tugas penegakan hukum, tetapi juga lewat perhatian terhadap warga yang membutuhkan.

"Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri dalam berbagai keadaan, termasuk melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan," kata Maruli.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian kepada Ridwan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian, masyarakat, dan unsur legislatif di wilayah Banten.(red)

Perubahan APBD Lotim 2026, Rp27,7 Miliar Hibah hingga Dana Penyangga RSUD Disiapkan


Buletinnusantara.my.id - 
Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan sejumlah penyesuaian anggaran dalam perubahan APBD 2026. Kebijakan tersebut mencakup pengalokasian dana hibah, penyediaan pembiayaan untuk rumah sakit daerah, hingga pengurangan pagu Belanja Tak Terduga (BTT).

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya membeberkan sejumlah pos tersebut dalam rapat paripurna DPRD Lombok Timur, Senin (28/9/2026). Rapat digelar untuk menyampaikan jawaban kepala daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai perubahan APBD 2026.

Salah satu pos yang dijelaskan adalah anggaran hibah dengan nilai total mencapai Rp27,767 miliar. Dana itu disebar untuk sejumlah kebutuhan yang dinilai perlu mendapat dukungan melalui anggaran daerah.

Sekitar Rp10,344 miliar di antaranya dialokasikan untuk mendukung kepanitiaan pemilihan kepala desa di tingkat desa.

Pemkab Lombok Timur juga menyiapkan Rp6,2 miliar untuk KONI. Anggaran tersebut berkaitan dengan pemberian apresiasi kepada atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.

Di bidang keagamaan, pemerintah mengalokasikan Rp1 miliar melalui LPTQ. Dana tersebut disiapkan sebagai penghargaan bagi qori dan qoriah yang berhasil mencatatkan prestasi pada MTQ tingkat Provinsi NTB.

Selain dana hibah, perubahan APBD juga memuat rencana penerimaan pembiayaan yang nilainya diproyeksikan lebih dari Rp121,199 miliar.

Salah satu bagian dari skema tersebut ialah pinjaman sebesar Rp18,5 miliar untuk RSUD dr. R. Soedjono Selong. Pembiayaan ini disiapkan guna menjaga kebutuhan operasional rumah sakit tetap berjalan.

Dari nilai tersebut, Rp2,5 miliar diperuntukkan bagi kebutuhan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai atau BMHP. Kemudian sekitar Rp16 miliar disiapkan sebagai alternatif pembiayaan apabila pembayaran klaim BPJS Kesehatan belum diterima ketika dibutuhkan.

Langkah penyesuaian juga dilakukan terhadap anggaran BTT. Pemerintah mengurangi pagu sebesar lebih dari Rp5,125 miliar, dari sebelumnya sekitar Rp26,125 miliar menjadi Rp21 miliar.

Menurut pemerintah daerah, keputusan itu berkaitan dengan sisa waktu tahun anggaran yang hanya sekitar tiga bulan. Realisasi BTT sendiri telah berada di atas Rp8 miliar, sedangkan penggunaan selama tiga bulan terakhir mencapai sekitar Rp7 miliar.

Perhitungan terhadap tren penggunaan tersebut menjadi pertimbangan Pemkab Lombok Timur untuk menentukan besaran BTT yang masih diperlukan hingga akhir 2026.

Sementara sejumlah catatan DPRD mengenai belanja barang dan jasa belum seluruhnya diuraikan dalam jawaban kepala daerah. Pemerintah menyatakan rincian mengenai pos tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama DPRD pada tahapan pembahasan perubahan APBD.

Dalam rapat itu, pemerintah juga menjelaskan rencana rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong yang akan dilaksanakan melalui skema kegiatan tahun jamak. Total kebutuhan biaya untuk proyek tersebut dipatok paling tinggi Rp50 miliar.

Pemerintah daerah turut membuka peluang keterlibatan masyarakat dalam pembiayaan melalui sumbangan sukarela. Apabila dukungan masyarakat nantinya diterima dan dapat digunakan sesuai rencana kegiatan, komposisi sumber pembiayaan akan disesuaikan kembali.

Dari sisi kesiapan proyek, rehabilitasi masjid tersebut disebut telah ditunjang berbagai dokumen perencanaan. Dokumen itu meliputi pra-DED, DED, UKL-UPL, hingga analisis dampak lalu lintas.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yusri dan diikuti unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, serta perwakilan organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.(red)

🌱 Green Policing Polsek Kulim, Wujud Kepedulian Polri terhadap Lingkungan




Buletin Nusantara My.Id| PEKANBARU 

Polsek Kulim Polresta Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan Green Policing yang dilaksanakan pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kegiatan berlangsung di Jl. Lintas Timur KM 12, Kelurahan Mentangor/Kulim, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kulim AKP Ronny Reduansah, S.H., M.H.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kulim bersama Bhabinkamtibmas, pemuka RT/RW serta masyarakat melaksanakan sosialisasi Green Policing sekaligus penyerahan dan penanaman tiga bibit pohon, terdiri dari bibit alpukat dan pulai.


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta membangun kepedulian terhadap penghijauan di wilayah hukum Polsek Kulim.


Kapolsek Kulim AKP Ronny Reduansah menyampaikan bahwa kegiatan Green Policing juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kemitraan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.


Kegiatan yang selesai sekitar pukul 09.35 WIB tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

​Perkokoh Silaturahmi dan Kawal Marwah Adat, DPP Hulubalang LAMR Silaturahmi ke Kediaman Ketua Umum DPH LAMR


Buletin Nusantara My.Id| ​PEKANBARU 

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menggelar kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Panglima Besar DPP Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, didampingi Timbalan 1 Dt. Masnursalim, Sekjen Sony Aroma, serta Humas Taufik Hidayat.


​Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus meminta arahan, petunjuk, dan nasehat dari para pemangku adat agar derap langkah Hulubalang LAMR senantiasa selaras dengan nilai-nilai luhur adat serta syariat Melayu.


​Panglima Besar DPP Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud komitmen pengurus dalam menempatkan petuah orang tua-tua sebagai pedoman utama.


​"Kami hadir untuk memohon tunjuk ajar dan arahan dari Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, agar Hulubalang tidak salah dalam melangkah.


Tujuannya jelas, untuk membela marwah, menjaga adat agar tetap tegak, serta setia membantu tugas-tugas pemangku adat," ujar Datuk Muhammad Nasir.

  

​Dalam suasana diskusi yang penuh khidmat, berbagai hal penting terkait penyatuan potensi Melayu dan pengawalan marwah budaya dibicarakan hingga menjelang waktu Maghrib. 


Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah shalat Maghrib berjamah bersama-sama sebagai bentuk pengamalan ajaran agama yang menjadi fondasi utama adat Melayu, Adat Bersandi Syarak, Syarak Bersandi Kitabullah.


​Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas niat tulus serta tekad bulat pengurus DPP Hulubalang LAMR.


Beliau mengingatkan pentingnya bersikap cermat dalam berbudaya, senantiasa menjaga kebersamaan, serta tidak memperjualbelikan atas nama adat demi kepentingan pribadi atau kelompok.


​Kunjungan silaturahmi diakhiri dengan foto bersama yang mengabadikan keharmonisan dan semangat kebersamaan antara pimpinan majelis adat dan jajaran hulubalang.


Diharapkan melalui silaturahmi ini, marwah Melayu di bumi Lancang Kuning semakin kokoh dan terjaga demi menyongsong masa depan yang lebih bermutu.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done