Mitra Desak Kejelasan Dana Seragam Siswa SMAN 1 Keruak yang Belum Diselesaikan - BULETIN NUSANTARA

Kamis, 01 Oktober 2026

Mitra Desak Kejelasan Dana Seragam Siswa SMAN 1 Keruak yang Belum Diselesaikan


Buletinnusantara.my.id - 
LOMBOK TIMUR — Persoalan pembayaran seragam peserta didik baru di SMAN 1 Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuai keluhan dari salah seorang mitra sekolah. Dana yang berkaitan dengan pengadaan seragam disebut belum diselesaikan hingga berbulan-bulan.

Mitra berinisial AS mengaku telah berupaya berulang kali meminta kepastian mengenai pembayaran tersebut. Namun, sampai saat ini, menurut pengakuannya, belum ada penyelesaian yang jelas dari pihak yang berkaitan dengan pengelolaan dana.

Persoalan itu disebut bermula ketika peserta didik baru yang dinyatakan diterima di SMAN 1 Keruak melakukan pembelian seragam melalui koperasi sekolah. Pembayaran siswa kemudian dihimpun oleh pihak yang terlibat dalam kepanitiaan penerimaan peserta didik baru.

AS mengatakan dirinya berkaitan dengan penyediaan seragam bagi para siswa tersebut. Setelah proses pengadaan berjalan, masih terdapat dana yang menurutnya belum diterima. Nilainya disebut mencapai puluhan juta rupiah.

Bahkan, AS memperkirakan total kerugian yang dialaminya bisa mendekati angka Rp100 juta.

"Kami sudah menunggu cukup lama. Telepon maupun pesan yang disampaikan belum mendapatkan respons yang kami harapkan," ujar AS, Selasa (22/9/2026).

Menurut AS, dirinya sempat mendatangi sekolah untuk mencari penyelesaian secara langsung. Namun, ia mengaku tidak mendapatkan kesempatan bertemu dengan kepala sekolah, Marianom.

Ia menyebut sejumlah alasan mengenai ketidakhadiran kepala sekolah diterima selama proses komunikasi, termasuk persoalan kesehatan dan urusan keluarga. Kondisi tersebut membuat AS mengaku kesulitan memperoleh kepastian mengenai penyelesaian dana.

AS kemudian mencoba meminta informasi kepada wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang saat ini menjabat. Dalam komunikasi tersebut, menurut AS, diperoleh penjelasan bahwa persoalan dana berlangsung pada masa kepengurusan sebelumnya.

Ia menyebut wakasis terdahulu, Muhsin, merupakan salah satu pihak yang terlibat dalam proses penghimpunan pembayaran seragam bersama panitia penerimaan siswa baru. Berdasarkan informasi yang diterima AS, dana yang terkumpul kemudian diserahkan kepada kepala sekolah.

Keterangan tersebut membuat AS meminta adanya penjelasan terbuka mengenai mekanisme pengelolaan dana, mulai dari penghimpunan pembayaran siswa hingga distribusi dana kepada pihak penyedia seragam.

AS mengaku masih menginginkan persoalan tersebut diselesaikan secara baik-baik. Ia berharap ada komunikasi langsung dan kepastian mengenai pembayaran yang menurutnya masih tertunda.

Namun, bila tidak ada perkembangan, AS menyatakan mempertimbangkan melaporkan persoalan tersebut kepada instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB serta aparat penegak hukum.

Langkah tersebut, menurut AS, diperlukan apabila seluruh upaya komunikasi dan penyelesaian internal tidak memberikan hasil.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Keruak Marianom belum memberikan keterangan terkait persoalan dana seragam yang disampaikan AS. Upaya konfirmasi kepada pihak sekolah juga belum memperoleh jawaban.

Adapun dugaan penggelapan ataupun penipuan yang disampaikan AS masih berupa klaim dari pihak yang mengaku mengalami kerugian. Kebenaran mengenai pengelolaan serta aliran dana tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait dan pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang.(red)

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done