Buletinnusantara.my.id - Lombok Timur – Komitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Lombok Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur saat berlangsungnya aksi damai di depan Markas Polres Lombok Timur, Kamis (6/8/2026). Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Lombok Timur AKP Sayum dengan dukungan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) Kabupaten Lombok Timur, H. Mustafa, S.Sos.
Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai kecamatan mulai memadati kawasan Mapolres Lombok Timur untuk menyampaikan aspirasi terkait penanganan dugaan ujaran kebencian yang dilaporkan menyasar Bupati Lombok Timur. Kehadiran aparat keamanan dan unsur pemerintah daerah dilakukan guna memastikan penyampaian pendapat berlangsung dalam suasana yang kondusif.
Di sela-sela pengamanan, AKP Sayum bersama H. Mustafa terus melakukan koordinasi dengan personel di lapangan dan perwakilan peserta aksi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga komunikasi tetap terbuka sehingga seluruh rangkaian demonstrasi dapat berlangsung tanpa memicu gangguan keamanan maupun ketertiban umum.
Dalam orasinya, koordinator massa, Subhan, meminta kepolisian segera mempercepat proses penyelidikan atas laporan yang sebelumnya telah disampaikan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian hukum agar persoalan tersebut tidak terus menjadi polemik di ruang publik.
Peserta aksi juga mendorong kepolisian memanfaatkan kemampuan Tim Siber untuk melakukan penelusuran terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas penyebaran konten bermuatan ujaran kebencian. Mereka berharap pengungkapan perkara dilakukan secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang sah.
Sebagai bentuk harapan agar penanganan perkara segera menunjukkan hasil, massa memberikan batas waktu kepada aparat kepolisian untuk menyampaikan perkembangan proses penyelidikan. Mereka menegaskan aspirasi yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum dan bukan bagian dari kepentingan politik.
Perwakilan Polres Lombok Timur yang menerima massa menyampaikan apresiasi karena seluruh peserta mampu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kepolisian juga menjelaskan bahwa Kapolres Lombok Timur belum dapat hadir secara langsung karena tengah melaksanakan agenda dinas yang tidak dapat ditinggalkan.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Lombok Timur memastikan setiap masukan dan tuntutan masyarakat telah diterima sebagai bagian dari proses penanganan laporan. Kepolisian menegaskan akan bekerja sesuai prosedur hukum dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, objektivitas, dan akuntabilitas.
Aksi damai berakhir tanpa insiden berarti. Kehadiran AKP Sayum bersama H. Mustafa menjadi wujud kolaborasi antara unsur kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara damai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(red)